WAKTU


waktu…
pada awal kulihat arakan awan terbawa angin senja berpadu sinaran termbaga di balik bukit, irama hati inipun terbaur mengikuti hasrat dalam jiwa bagai sekuntum mawar layu terbuang dicampakkan angin lalu.

akankah rasa ini berlalu begitu saja hanya meninggalkan seutas harapan diantarkan beningnya tetes air mata yang kurangkai menjadi klung kesedihan bgi didi ini. ataukan sejuta tawa mengejek kepasrahan hatiku yng senantiasa mengikuti titah perasaan cita dan cintaku.

pada akhirnya…
pernah kutatap sang bulan berdampingan dengan gemintang serupa cahaya lilin menerangi temaram sudut kamrku yang berdebu. lantas pernah pula aku perhatikan antara mawar bersebelahan melati menari tertiup angin seakan mereka saling berbisik senda, bahkan pula aku pernah dengar kicau burung bernyanyi lgu syhdu tentang jatuh cinta dan path hati.

dan…
di tepian pantai kusimak jua deburan ombak menghntm tegarnya dinding karang, seiring awan mulai menghitam di belahan langit selatan.

Iklan

~ oleh Kang Yudi pada September 26, 2008.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: