BAHASA JIWA BUAT BUNDA


Bahasa Jiwa Buat Bunda Tercinta

Bunda, aku yang kini tumbuh dewasa tanpa adanya belai lembut tangan sang bunda dan tiada kecup hangat yang terasa diwajah pasi ini, aku selalu senandungkan lagu rindu tuk bertemu denganmu. Bagiku, ada dan tiada seorang bunda di sampingku saat ini, yang terpenting adalah tetes kasih saying yang tercurah melalui seuntai doa yang tiada henti mengalir dari ketulusan serta kesucian kasihmu bunda.

Kadang hati ini iri jika melihat sebuah kelurga yang harmonis atau saat menemukan kebahagiaan yang dibagi orang padaku melalui penghormatan atau penghargaannya. Aku bukan seorang anak perempuan yang cengeng, tapi akupun berhak menangis kala aku tak tahu harus pada siapa aku titipkan rasa rindu ini.

Aku catatkan setiap pesan yang tersimpan begitu dalam, kutuliskan kesedihan dan kubagi bahgia yang kurasa lewat kata pada sebuah sajak terbuka bagimu bunda.

Akhir dari tumpahan kali ini adalah seribu kata maaf yang tertucap hanya dalam dada saja, dan.. sejuta terimakasih yang terus aku gumamkan serta syukurku yang tak lupa aku haturkan pada Allah yang esa.

Aku sayang bunda.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: